Kunjungan Edukasi Awal Tahun, Pelajar dari Blitar dan Sidoarjo Ramaikan Turtle Talk dan Sea Turtle Release di Pantai Serang

Konservasi Penyu Segoro Lestari di Pantai Serang Blitar kembali menjadi lokasi edukasi dan aksi nyata pelestarian penyu melalui kegiatan Turtle Talk dan Sea Turtle Release pada 10 Februari dan 12 Februari 2026. 

Kegiatan pelepasan bayi penyu (tukik) pada Rabu, 10 Februari 2026 diikuti oleh rombongan Dimas Diajeng SMAN 1 Kesamben Blitar. Sebanyak 13 peserta Dimas Diajeng beserta seorang pembina mengikuti sesi edukasi Turtle Talk yang dilaksanakan di Kedai DIKASIH KOPI dan dipandu langsung oleh humas konservasi, Impron Rosyadi.

Sebagai bentuk dukungan, kegiatan edukasi dunia penyu dan pelepasan bayi penyu ini dihadiri unsur pemerintah daerah, yaitu Kapolsek Panggungrejo, dan Camat Panggungrejo

Kegiatan diawali dengan sesi Turtle Talk yang membahas siklus hidup penyu, jenis-jenis penyu, proses perkembangbiakan, hingga berbagai faktor yang menyebabkan populasi penyu terancam punah. Semua pihak yang hadir dapat menyimak materi melalui tampilan foto dan video edukatif yang ditayangkan selama pemaparan edukasi berlangsung.

Usai sesi edukasi, seluruh pihak berkunjung ke area konservasi penyu untuk melihat secara langsung tempat inkubasi telur penyu, tempat karantina bayi penyu (tukik), melihat rumah singgah untuk relawan, hingga persiapan untuk Sea Turtle Release. Pada sore harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Sea Turtle Release dengan melepaskan bayi penyu (tukik) sebanyak 90 ekor ke laut.

Dua hari kemudian, tepatnya pada Kamis, 12 Februari 2026, kegiatan serupa kembali dilaksanakan bersama rombongan Camping Out Tracking Fun and Adventure (OTFA) YPUA SD Alam Al-Izzah Krian, Sidoarjo.

Sebanyak 35 siswa kelas 3 hadir dengan didampingi oleh enam orang pembina. Kegiatan dilanjutkan dengan visit konservasi penyu dan ditutup dengan pelepasan bayi penyu (tukik) pada program Sea Turtle Release. Ada sebanyak 82 tukik yang dilepaskan ke habitat alaminya.

Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi banyak pihak yang terlibat karena kegiatan pelepasan bayi penyu tidak selalu dapat disaksikan. Tidak sedikit dari pseserta yang harus menngu hingga dua bulan untuk ikut serta pada pelepasan bayi penyu ini. Seluruh rangkaian kegiatan turut didampingi oleh mahasiswa dari UIN SATU Tulungagung dan Universitas Brawijaya.

Melalui kegiatan di awal tahun ini, Konservasi Penyu Segoro Lestari terus mendorong kolaborasi antara instansi, organisasi, maupun komunitas dalam membangun kesadaran masyarakat untuk terus aktif menjaga keberlanjutan satwa penyu dan ekosistem laut.

Di kawasan konservasi ini, seluruh peserta dapat melihat secara langsung bagaimana konsep pelestarian penyu dijalankan di Pantai Serang, Blitar, Jawa Timur.

Kegiatan edukasi di konservasi penyu Pantai Serang Blitar ini merupakan kontribusi nyata yang sangat dibutuhkan untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan. Dari kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran untuk lebih mencintai lingkungan sekitar, karena jika lingkungan sehat maka mahluk hidupnya akan selamat.

Informasi lebih lanjut mengenai konservasi penyu di Blitar dapat diakses melalui akun Instagram @konservasipenyusegorolestari (LM).

Posting Komentar untuk "Kunjungan Edukasi Awal Tahun, Pelajar dari Blitar dan Sidoarjo Ramaikan Turtle Talk dan Sea Turtle Release di Pantai Serang"