Ternyata Induk Penyu Membutuhkan Waktu 2 Jam untuk Bertelur, Ini Dia Tahapannya!

Penyu adalah satwa laut yang sungguh unik. Meskipun habitatnya di laut, namun saat bertelur, penyu betina akan naik ke daratan dan membutuhkan pasir untuk membuat sarang dan meletakkan ratusan telurnya.

Proses perkembangbiakan penyu adalah dengan cara bertelur (Ovipar). Waktu reproduksi yang sangat lama membuat penyu masuk dalam daftar satwa yang dilindungi. 

Selama musim peneluran, penyu betina akan kawin beberapa kali dengan penyu jantan yang berbeda-beda. Saat bertelur, penyu membuthkan waktu hingga dua jam mulai dari naik ke daratan, mencari lokasi terbaik untuk membuat sarang, menggali sarang, meletakkan telur, menutup sarang, hingga kembali ke laut. 

Berikut 9 (sembilan) tahapan yang dilalui oleh penyu betina untuk bertelur:

1. Mendarat ke Pantai
Penyu mulai mendarat ke pantai beberapa minggu setelah dibuahi oleh sang jantan. Dalam satu musim, seekor penyu betina bisa kawin beberapa kali dengan penyu jantan berbeda untuk bertelur. 

2. Mencari Tempat Bertelur
Penyu betina mencari tempat yang cocok dan aman untuk bertelur.

3. Membersihkan Tempat Bertelur
Setelah menemukan tempat yang cocok, penyu membersihkan tempat bertelur.

4. Menggali Lubang Badan
Penyu mulai menggali lubang untuk badanya terlebih dahulu. Lubang ini digunakan untuk menopang tubuhnya saat bertelur.

5. Menggali Sarang Telur
Penyu menggali sarang dengan kaki belakangnya untuk meletakkan telur-telurnya. Proses membuat lubang badan dan sarang bertelur membutuhkan waktu ±45.

6. Meletakkan Telur di Sarang
Penyu betina akan meletakkan telur di dalam sarang yang telah dibuatnya. Biasanya penyu mengeluarkan 1 hingga 3 telur secara serentak. Penyu biasanya mengeluarkan telur selama 10-20menit. Penyu betina bisa menghasilkan 60 sampai 170-an butir dalam sekali bertelur. Dalam satu musim, penyu betina bisa bertelur 3 sampai 7 kali.

7. Menutup Lubang Telur
Setelah meletakkan telur-telurnya di sarang, penyu betina akan menutup rapat lubang telur menggunakan kedua kaki belakangnya. Penyu menutup rapi sarangnya agar terhindar dari predator.

8. Menutup Lubang Badan
Penyu menutup lubang badan menggunakan 4 kaki, guna menyembuyikan atau menghilangkan jejak lokasi bertelur.

9. Kembali ke Laut
Setalah bertelur, penyu betina akan langsung kembali ke laut. Ketika kembali ke laut, beberapa penyu ada yang berkelok-kelok dan ada yang bergerak lurus kedepan.

Tidak semua penyu melakukan 9 tahap diatas selama 2 jam. Ada juga yang melakukan 9 proses tersebut hanya dengan waktu 1,5 jam atau bahkan lebih dari 2 jam. Tergantung dengan jenis penyunya. 

Setelah penyu betina kembali ke laut, dan musim bertelur sudah berakhir, maka sang penyu betina tidak akan bertelur lagi sekitar 2 tahun - 8 tahun mendatang. 

Penyu biasanya bertelur di malam hari, saat matahari terbenam hingga menjelang fajar. Namun, ada pula penyu yang jika sudah waktunya bertelur akan bertelur di siang hari. 

Penyu hijau, penyu pipih, penyu lekang, penyu belimbing, dan penyu tempayan umumnya bertelur waktu malam hari. Sedangkan penyu sisik bisa bertelur pada saat siang hari maupun malam hari.

Jika ingin melakukan monitoring dan melihat waktu penyu bertelur, pastikan penyu tetap merasa aman. Biarkan penyu betina melakukan tahap pertamanya dengan tenang (tahap 1-5). Tahap 1-5 adalah tahap sensitif bagi penyu karena saat itu penyu betina sedang mencari titik paling aman untuk ia membuat sarang. 

Jika penyu betina sudah mulai meletakkan telurnya di dalam sarang, maka tahapan kegiatan monitoring bisa dilakukan dengan tetap menjaga keamanan dan kenyamanan penyu betina selama bertelur. 

Mari kita lestarikan penyu dengan memahami siklus hidupnya dan segera melepaskan penyu setelah menetas. Ayo lestarikan penyu, begitu menetas langsung dilepas.

Seluruh informasi tentang konservasi penyu di Blitar bisa dilihat pada akun instagram ini @konservasipenyusegorolestari. (BN)

Posting Komentar untuk "Ternyata Induk Penyu Membutuhkan Waktu 2 Jam untuk Bertelur, Ini Dia Tahapannya!"